Hunting foto kali ini terasa lebih istimewa, karena saya melangkah bersama anak semata wayang. Lokasi yang kami pilih pun bukan tempat biasa: Candi Prambanan, saksi bisu perjalanan sejarah, kini menjadi latar cerita kecil keluarga kami.
Di sela-sela batu dan pepohonan, kami sibuk dengan kamera masing-masing. Bukan soal siapa yang lebih hebat, tapi tentang menikmati momen, berbagi pandangan, dan menemukan sudut indah dari cara yang berbeda.
Mungkin inilah salah satu cara sederhana untuk merajut kebersamaan: duduk berdampingan, membidik dunia lewat lensa, lalu belajar melihat kehidupan dari mata anak dan orang tua sekaligus.
Tulisan lain yang bersesuaian bisa dilihat di Galeri BANGKIT DARI ABU

Tidak ada komentar:
Posting Komentar